ketika purnama Semua kata menyerupai peluh Waktu tertawa karenanya Semua kini hanya bersisa Jeritanmu itu tiada arti… Seseorang...
![]() |
| ketika purnama |
Waktu tertawa karenanya
Semua kini hanya bersisa
Jeritanmu itu tiada arti…
Seseorang telah memberikan sepatah ungkapan
Tapi ternyata kau malah mengacuhkannya
Hati nuranimu sendiri ternyata tak sanggup menerimanya
Semua menunjuk kearah dia
Apakah dia tertawa, atau justru menangis
Sungguh hanya sebuah jeritan tak bermakna
Ini adalah sebuah penyesalan
Penyesalan sepanjang hidup
Saat aku harus mendapati kesalahan keputusan yang tak berarti
Apa aku harus menyalahkan dia yang terlanjur menjadi bagian dari kisah
Seperti seekor keong yang kehilangan cangkangnya
Seperti keong yang berusaha mencari cangkang yang lainnya
Write & Editor
WAGIA



COMMENTS